PANGGILAN SOLIDARITAS ERUPSI G. LEWOTOBI (1)

Gunung Lewotobi merupakan gunung berapi kembar dengan puncak yang hampir sama tinggi, puncak tertinggi dinamakan Gunung Lewotobi Perempuan, sedangkan yang lebih rendah merupakan gunung yang lebih aktif dan dinamakan Gunung Lewotobi Laki-Laki. Menurut catatan PVMBG, sejak tanggal 17 Desember 2023 Gunung Lewotobi Laki-Laki sudah mulai menunjukkan peningkatan aktivitas gunung berapi level II (Waspada), hingga statusnya dinaikkan menjadi level IV (Awas) pada tanggal 9 Januari 2024, hal tersebut menjadi dasar bagi SRK untuk mengirimkan Tim Assessmen ke lokasi tersebut. Jumat, 12 Januari 2024, SRK telah tiba di Desa Hewa, Kec. Wulanggitang, Kab. Flores Timur – NTT. Lokasi ini merupakan salah satu desa yang menerima para penyintas dari 6 desa ( Boru, Dulipali, Hokeng Jaya, Nawokote, Pululera, dan Waiula). SRK pun memutuskan untuk menetap sementara dan tinggal bersama para penyintas di Desa Hewa

Pada hari kelima (16-01-2024), SRK berpindah dan memutuskan untuk membuka posko kecil di Desa Nawokote. Di sini, SRK mulai melakukan pendataan lebih dalam dan perencanaan untuk memberikan bantuan berupa logistik kebutuhan hidup dasar bagi penyintas. Rencana untuk memberikan bantuan logistik kebutuhan hidup dasar merupakan hasil dari pertimbangan bahwa masa tanggap darurat diperpanjang hingga tanggal 24 Januari dan kemungkinan besar akan masih diperpanjang lagi hingga waktu yang belum dapat dipastikan.

Bantuan logistik hidup dasar akan diberikan dalam bentuk paket sembako per KK. Tahap pembagiannya dibagi menjadi tiga waktu. Tahap pertama dan kedua diberikan saat penyintas berada di lokasi pengungsian, dan tahap akhir saat penyintas sudah kembali pulang ke rumah masing-masing. (Bersambung)

Penulis: Ch. Winjaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.